oleh

Pospera, GMNI Dan PMII Boikot Ruang Rapat DPRD-Busel

BUSEL, TEROPONGUMAT.COM – Gerakan penyampaian aspirasi di Buton Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara berujung Aksi pemboikotan ruang rapat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Buton Selatan.

Aksi itu dilakukan oleh gabungan beberapa organisasi yang terdiri dari Posko Perjuangan Rakyat (Pospera), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) serta Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Selasa, (15/01/19) dini hari.

Aksi pemboikotan tersebut merupakan bentuk sikap kekecawaan Demonstran oleh karena para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang ditujukan tidak berada ditempat.

Sumber: fb. Muhammad Guntur Rafasyah Herman

Padahal menurut La Herman bahwasanya, aspirasi yang mereka tuntut sangatlah urgensial, berhubungan dengan nama baik lembaga DPRD Busel.

Aspirasi yang menurut mereka sangat urgensial disuarakan dalam agenda aksi tersebut, kata La herman yakni terdapatnya indikasi kerjasama oleh oknum Anggota Dewan Kehormatan DPRD Busel dengan Ketua DPRD Busel.

Baca Juga,  Mengenal Sejarah Lahirnya PMII

Hal tersebut, lanjut La Herman terlihat dari belum adanya tindak lanjut dari Surat PAW yang dikeluarkannya DPP Partai Amanat Nasional Nomor: PAN/A/KU-SJ/183/XII/2018 tentang Pergantian Antar Waktu (PAW) Partai Amanat Nasional Provinsi Sulawesi Tenggara, pada 29 November 2018, perihal pergantian Ketua DPRD Busel dari La Usman kepada La Syahruh dikarenakan kasus narkoba jenis sabu yang menjerat La Usman di Jakarta lalu.

“Ini melahirkan pertanyaan bahwa semua pihak yang terlibat yakni seluruh anggota dewan kehormatan dari berbagai fraksi partai politik ada indikasi kerjasama dengan Ketua DPRD Busel yang nyata-nyata mengkonsumsi narkoba sebagai mana dirilis pihak Polda Metro Jaya pada 27 November 2018 lalu oleh Kombes Pol Argo Yuwono,” ungkap La Herman dalam orasinya,

Baca Juga,  HMI Kunjungi PMII, Bahas Formulasi Gerakan Mahasiswa

“Kami minta agar anggota dewan kehormatan mau menjalankan tugasnya berdasarkan undang-undang yang berlaku,” tuturnya,

Tidak terfasilitasinya aspirasi yang mereka suarakan, La Herman “kami akan melakukan gelombang protes selanjutnya, hingga Ketua DPRD Buton Selatan mundur dari Jabatanya”. tegas La Herman, selaku Ketua Pospera Buton Selatan, [Rsm]

Komentar

Post Terkait,