oleh

Suriah Diserang AS dan Sekutunya

DAMASKUS-TEROPONGUMAT.COM – Dugaan penggunaan Senjata beracun yang telah menghilangkan puluhan nyawa warga sipil di Ghouta Timur oleh Pemerintah Rusia dan Suriah berujung pada aksi Militer

Tepat dini hari, 14/April 2018 pagi tadi Pemerintah AS, Inggris dan Prancis meluncurkan serangan Peringatan yang ditujukan kepada pemerintah Suriah tepatnya di daerah kekuasaan pemberontakan di Ghouta Timur

“Tujuan dari tindakan kami ialah untuk memberikan perlawanan keras terhadap produksi, penyebaran dan penggunaan senjata kimia”. Tutur Trump,

Baca Juga,  Jokowi Sebut Ekspor AS Ke ASEAN Meningkat 81 Persen

Trum kemudian kembali menyatakan protesnya kepada Rusia dan Iran yang selama ini menjadi sekutu rezim Assad

“Kepada Iran dan Rusia, saya bertanya, negara macam apa yang ingin dikaitkan dengan pembunuhan massal pria, peremouan dan anak-anak tak bersalah? Tambahnya

Sementara itu Perdana Mentri Inggris, Theresa May mengatakan bahwa serangan ini bukan ditujukan untuk menggulingkan suatu rezim. ini masalah serangan terbatas dan punya target, yang tidak meningkatkan ketenggangan di kawasan dan salah satu cara mencegah kematian warga sipil”. Katanya

Baca Juga,  PM Suriah Diduga Dalang Hilangnya Nyawa Di Douma

Pemerintah Prancir Emanuel Macron pun mengatakan bahwa ia memerintahkan serangan ini untuk mencegah penggunaan senjata kimia

“Kami tidak bisa menoleransi normalisasi penggunaan senjata kimia”. Ucapnya, sebagaimana dikutip leway fokus today

Komentar

Post Terkait,